Kamis, 27 April 2017
[Kis. 5:27-33; Mzm. 34:2,9,17-18,19-20; Yoh. 3:31-36]
HIKMAT DAN PANDANGAN UNTUK MEMPERHATIKAN ORANG
LAIN
Setiap kali pulang kampung, saya selalu melewati
sebuah bukit yang cukup tinggi, karena memang itu satu-satunya jalan yang bisa
dilewati dengan waktu tempuh terpendek, daripada harus memutari bukit tersebut.
Namun, yang sejak kecil membuat saya berdebar-debar dan takjub adalah ketika
sampai di sebuah titik ketinggian tertentu, dan seluruh kota Jogja dan
sekitarnya tampak jelas dipandang. Pemandangan semacam itu menjadi semakin
eksotik di malam hari, karena seolah melihat ‘lautan’ kerlip lampu. Indah
sekali. Pengalaman berada di tempat yang lebih tinggi, membuat kita bisa
melihat keadaan di tempat yang jauh lebih rendah, bahkan tidak terbatas di satu
titik, namun bisa juga melihat secara keseluruhan.
Bacaan Injil hari ini, Yesus bersabda: “Siapa
yang datang dari adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi,
termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari
sorga adalah di atas semuanya.” Yesus berasal dari atas, maka mampu melihat dan
mengatasi segalanya. Yesus memiliki hikmat dan pandangan menyeluruh terhadap
semua hal yang berada di bumi. Kalau kita memiliki pemimpin, yang berada di
atas, maka sudah layak dan sepantasnya, memiliki pandangan yang menyeluruh
terhadap orang-orang di bawahnya, sehingga mampu membuat keputusan yang tepat
demi kebaikan orang-orang yang berada di bawahnya. Jangan sampai, orang yang
berada di atas justru memiliki pemikiran yang sempit, dan hanya memiliki
pandangan yang baik terhadap diri sendiri.
Selamat pagi, memperluas hikmat dan pandangan
untuk memperhatikan orang lain. GBU.
#james5buceng2

