Bacaan : 2 Korintus
8:1-7
Setahun: Imamat 4-6
Nats: Selagi dicobai
dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun
mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan (2 Korintus 8:2)
Renungan:
TAK MENUNGGU KAYA
Kakek Dobri Dobrev
adalah pengemis Bulgaria yang sudah lanjut usia (lahir 20 Juli 1914). Pada
Perang Dunia II, ia kehilangan hampir seluruh pendengarannya. Setiap hari ia
meminta sedekah kepada orang-orang yang lewat di depan Katedral Alexander Nevsky
di kota Sofia. Namun, ia menyumbangkan seluruh uang yang didapatnya ke panti
asuhan dan gereja. Hingga saat ini, ia telah menyumbang sebesar 5.000 euro (1
euro = ±Rp15.000, 00) ke gereja Saints Cyril and Methodius di kota asalnya,
Bailovo; 12.500 euro ke sebuah gereja dan biara di kota Sofia; dan 20.000 euro
ke Katedral Alexander Nevsky-ini adalah sumbangan terbesar yg pernah diterima
katedral yang berusia lebih dari seabad ini. Ia sendiri hidup sederhana dengan
uang pensiun sebesar 80 euro di sebuah rumah kecil, tanpa banyak perabotan
berarti di dalamnya.
Paulus mendorong
jemaat Korintus untuk mengikuti jejak jemaat Makedonia-yakni jemaat Filipi,
Tesalonika, Berea. Bahwa walaupun miskin, mereka memberi dukungan dana kepada
jemaat Yerusalem yang kekurangan. Bukan karena paksaan, tetapi karena
pertobatan membuat mereka ingin memiliki hidup yg berbuah. Tidak hanya dengan
memiliki hubungan akrab dengan Tuhan, tetapi juga punya kasih nyata pada
sesama. Dan, mereka segera melakukannya-apa pun kondisi mereka. Tak menunggu
kaya baru memberi, tapi meski dalam kemiskinan, mereka memberi juga.Saat kita
bertobat, mari naik satu level. Tak hanya berkata, iman saya akan meningkat,
tapi mari kita menjadi saluran berkat. Alkitab mengajar bahwa memberi itu tak
perlu dipaksa, bahkan orang yg bertobat malah memaksa untuk berbagi!
--AW/Renungan Harian
MARI MEMBERI KARENA
CINTA TUHAN YANG TERLALU BESAR BAGI KITA MEMBUAT KITA TAK SANGGUP BERDIAM SAJA.
2 Korintus 8:1-7
1
Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih
karunia yg dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.
2
Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka
meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.
3 Aku
bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan
melampaui kemampuan mereka.
4
Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya
mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada
orang-orang kudus.
5
Mereka memberikan lebih banyak dari pada yg kami harapkan. Mereka
memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena
kehendak Allah juga kepada kami.
6 Sebab
itu kami mendesak kepada Titus, supaya ia mengunjungi kamu dan menyelesaikan
pelayanan kasih itu sebagaimana ia telah memulainya.
7 Maka
sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, --dalam iman, dalam
perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam
kasihmu terhadap kami--demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan
kasih ini.

