Pada Sabtu, 23 Pebruari 2019 Jam
17.20 WIB, Minggu, 24 Pebruari 2019 Jam 06.30 WIB dan 09.00 WIB, misa di Gereja
Santo Barnabas Paroki Curug dipimpin oleh Romo Joseph Kristanto, pr. Romo Kris demikian biasa dipanggil, adalah Sekretaris
Komisi Seminari KWI yang juga dipercaya sebagai Moderator BKSY – BerKHat Santo
Yusup.
RD Joseph Kristanto, foto : Nicky Komsos Helena
Dalam kotbahnya, Romo Kris
menyampaikan bahwa peristiwa mukjizat
perbanyakan ikan dan roti bisa terjadi juga di jaman milenial sekarang ini. Maksudnya
semua orang yang mengaku sebagai murid Kristus menjadi seperti anak kecil yang
ikhlas memberikan 2 ikan dan 5 roti berupa saweran lewat BKSY sebesar Rp 80.000/tahun atau Rp 6.700/bulan. Saweran ini agar diberkati oleh Tuhan lalu dibagikan
kepada sesama kita yang berkekurangan, sehingga seperti dulu, akan ada ribuan
orang yang dapat dibantu.
BKSY adalah sarana untuk berbelarasa dan menolong orang lain, bukan untuk
mencari manfaat bagi dirinya sendiri. Oleh karena itu Bapa Uskup menekankan
agar kita jangan hanya melihat hitungan-hitungannya, tetapi terutama justru
nilai-nilai dan maknanya.
Selanjutnya Romo Kris
mengingatkan bahwa BerKHat Santo Yusup adalah gerakan belarasa yang diresmikan oleh Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo.
Uskup adalah magister, guru kita dalam hal iman. BKSY adalah salah satu ajaran Bapa
Uskup bagi umatnya untuk mengembangkan kompetensi etis, belarasa. BKSY adalah
gerakan belarasa. Maka tujuan ikut program BKSY adalah untuk berbelarasa, yaitu
berbelas kasih kepada sesama yang menderita, lemah, miskin, tersingkirkan dan difabel.
BKSY adalah sarana untuk berbelarasa dan menolong orang lain, bukan untuk
mencari manfaat bagi dirinya sendiri. Oleh karena itu Bapa Uskup menekankan
agar kita jangan hanya melihat hitungan-hitungannya, tetapi terutama justru
nilai-nilai dan maknanya.
Dengan ikut BKSY kita mensyukuri
Rahmat Allah yg sudah kita terima; kita mewujudkan iman dan kasih dalam
perbuatan; mengembangkan belarasa dan kemurahan hati; kita memperluas
persaudaraan lintas paroki, dan diwujudkan dalam berbagi/saweran untuk menolong
saudara kita yang membutuhkan.
Sementara itu Team BKSY Pusat
membantu Team BKSY Paroki Curug melayani umat yang bertanya maupun mendaftar di
stand BKSY di teras samping gereja. Selain melayani pendaftaran baru maupun mendaftar
ulang (renewal), team juga menjual buku biografi Mgr Ignatius Suharyo yang
berjudul “Terima Kasih, Baik, Lanjutkan”. Uang hasil penjualan dipergunakan
untuk membantu mereka yang berkekurangan yang tidak mampu mendaftarkan diri ikut
program BKSY. (fcp/khs)

