Selasa, 20 Juni 2017
[2Kor. 8: 1-9; Mzm. 146:2,5-6,7,8-9a; Mat. 5:43-48]
KASIH KEPADA SESAMA TANPA BATAS DAN
TANPA KECUALI
Siapapun pernah merasakan
jatuh cinta, termasuk saya. Orang bilang, dalam urusan jatuh cinta, kita tidak
perlu mencari-cari perasaan tersebut, namun bisa tiba-tiba datang sendiri.
Memang, dalam proses jatuh cinta, kadang kita seperti memiliki dorongan hati
yang tidak bisa dijelaskan. Bahkan, sering kita tidak pernah berkeinginan untuk
mencipta atau membuat perasaan jatuh cinta itu, tapi kita tiba-tiba saja sudah
ada dalam posisi jatuh cinta. Dan, kebanyakan orang akan menikmati posisi yang
sedemikian ini. Ada perasaan yang menyenangkan, perasaan yang meluap-luap dan
ingin diungkapkan dengan berbagai macam cara. Namun, akan sangat berbeda dengan
apa yang disampaikan Yesus pada bacaan Injil hari ini, bahwa kita diajak untuk
mencintai musuh. Berbeda dengan jatuh cinta, yang timbul karena dorongan
keinginan dan kemauan, mencintai musuh adalah dorongan pikiran. Dorongan
pikiran ini diserta dengan banyak pertimbangan, dan diskresi dengan mengarahkan
diri pada sesuatu yang baik dan mengembangkan. Karena mencintai musuh adalah
mencintai orang yang pada dasarnya tidak kita cintai, dan mereka juga tidak
mencintai kita, maka sulit membayangkan kalau mencintai musuh tumbuh berasal
dari hati. Maka, cinta jenis ini, adalah cinta yang tak bisa terwujud tanpa bantuan
dan pertolongan dari Tuhan. Dan ajakan Yesus untuk mencintai musuh tentu bukan
tanpa alasan. Yesus hendak menegaskan bahwa semua orang adalah ciptaan Allah,
yang serupa dan segambaran dengan Allah. Allah adalah kasih, maka pada dasarnya
kita juga dicipta dengan dasar kasih yang sama. Maka, karena kita dicipta
seturut rupa Allah, kita diajak untuk mencintai dan berbuat kebaikan bagi
siapapun, tanpa terkecuali.
Semoga, melalui sabda
Tuhan hari ini, yang tidak mudah untuk diterapkan bagi hidup kita, kita senantiasa
mendapat bantuan dari Allah untuk mewujudkan kasih kepada sesama yang semakin
mendalam.
Selamat pagi, selamat
mengasihi sesama tanpa batas dan tanpa kecuali. GBU.
#james5buceng2

